+62 888 868 4000 asriutamaservices@gmail.com

Certification

Asri Utama IP&S adalah lembaga sertifikasi ISO terpercaya sejak tahun 2011 sudah ratusan perusahaan dan organisasi yang telah kami bantu dalam kepengurusan ISO baik dibidang jasa maupun manufacture Asri Utama IP&S adalah bagian dari proses sertifikasi yang membantu klien mulai dari tahap Preparation, Application, Initial Assesment, Registrasi, Sertifikasi sampai dengan improvement performa perusahaan. Asri Utama IP&S didukung Lead Assesor & Auditor yang sudah berpengalaman dan profesional serta disupport sesuai dengan lingkup pekerjaannya.

Visi Kami adalah menjadi Partner Sertifikasi ISO Terpercaya bagi Perusahaan Anda.

Misi Kami Adalah memberikan Solusi (Customize Solution) sesuai kebutuhan untuk Perusahaan Anda di bidang Sertifikasi ISO dengan pelayanan Terbaik.

    Sertifikasi ISO 9001

    Asri Utama IP&S Melayani Jasa Sertifikasi ISO 9001 dengan Biaya Terjangkau dan Pelayanan Terbaik.

    Kualitas di dalam dunia sertifikasi maknanya adalah kemampuan perusahaan atau organisasi untuk memenuhi kebutuhan pelanggan (kepuasan pelanggan). Sebuah tolak ukur untuk meningkatkan mutu baik test adalah Sistem Manajemen Mutu sesuai dengan ISO 9001.

    Sistem Manajemen Mutu  memiliki tujuan utama untuk memuaskan pelanggan yang kemudian menjadi inti dari sistem. Mulai dari analisis yang cermat terhadap kebutuhan pelanggan, Sistem Manajemen Mutu (QMS) mengarah ke perbaikan terus-menerus dan meningkatkan efektivitas serta efisiensi terhadap proses baik produk maupun jasa

    Lebih jauh lagi, Sertifikasi ISO 9001 memastikan bahwa organisasi menawarkan produk dan jasa yang berkualitas sekaligus mendorong dan bertindak atas umpan balik pelanggan, pengguna akhir, dan badan pengatur serta pihak berkepentingan lainnya.

    ISO 9001 merupakan kesepakatan internasional yang digunakan untuk menentukan standar universal yang berlaku untuk semua organisasi mengenai produk dan jasa yang memenuhi harapan pelanggan dan syarat peraturan.

    Kesesuaian dengan persyaratan peraturan dan harapan pelanggan, bagaimanapun, tidak cukup untuk memenuhi standar  ISO 9001.

    Sebuah organisasi juga harus menciptakan sistem yang dirancang untuk memungkinkan terjadinya perbaikan terus-menerus.

    Siapa yang dapat menggunakan Sertifikasi ISO 9001 (QMS) ?

    Sertifikasi ISO 9001 bisa diterapkan di seluruh jenis organisasi dan perusahaan tanpa melihat besaran maupun lokasi di mana organisasi dan perusahaan tersebut berada. Salah satu kekuatan utama ISO 9001 adalah daya tariknya yang luas untuk semua jenis organisasi dan perusahaan. Oleh karena lebih berfokus pada proses dan kepuasan pelanggan daripada prosedur, maka ISO 9001 juga bisa diterapkan di perusahaan penyedia jasa (tidak hanya manufaktur).

    Sektor global juga terus memfokuskan upaya mereka pada kualitas, dengan sektor derivatif QMS yang spesifik, Sertifikasi ISO 9001 juga sesuai untuk sektor otomotif, kedirgantaraan, pertahanan dan sektor medis.

    Manfaat Sertifikasi ISO 9001 bagi Organisasi dan Perusahaan diantaranya adalah:

        • Jaminan Kualitas Produk dan Proses
        • Meningkatkan Kepuasan Pelanggan
        • Meningkatkan produkstivitas Organisasi
        • Meningkatkan Hubungan yang saling menguntungkan
        • Meningkatkan cost Efisiense
    Ronald

    Ronald

    Certification Director

    ronalds [at] asriutama.com

    Luar biasa. Ternyata kita bisa mendapatkan ISO. Ini penghargaan buat kita semua. Terima kasih Asri Utama. Tanpa dukungan dan bimbingan dari Asri Utama tidak mungkin kita meraih ini semua..

    Bravo Asri Utama IP&S

    Haryanto

    Operasional Manajer, Delta Insani Engineering

    Sangat baik cara mengajarnya, jelas dan mudah dimengerti. Kalau bisa diadakan lagi

    Sutrisno

    HRD, BUMN

    Terima kasih untuk ilmu dan pendampingannya. Akhirnya sertifikat ISO dan OHSAS ini bisa kami peroleh

    Tommy Jean Surya

    QHSE Manager, Cikarang Lestari

    ISO 45001

    ISO 45001 adalah sebuah standar internasional baru untuk manajemen kesehatan dan keselamatan kerja (K3 / OH&S), yang menjadi pengganti standar OHSAS 18001. Lalu apa perbedaan diantara keduanya? ISO 45001 dirancang oleh Komite proyek ISO dan telah dipublikasikan pada bulan Maret ditahun 2018 lalu. Beberapa perbedaan utama antara ISO 45001  dan OHSAS 18001 adalah sebagai berikut:

    Perbedaan pertama berkaitan dengan struktur. ISO 45001 didasarkan pada ISO Guide 83 (“Annex SL”) yang menetapkan struktur tingkat tinggi yang umum, teks dan istilah serta definisi umum  untuk sistem manajemen (misalnya ISO 9001 , ISO 14001, dll.). Struktur ini bertujuan untuk memfasilitasi proses implementasi dan integrasi beberapa sistem manajemen secara harmonis, terstruktur dan efisien.

    Selain itu, dalam standar baru ada fokus yang kuat pada “konteks organisasi“. Pada ISO 45001, organisasi seharusnya tidak hanya mempertimbangkan apa isu K3 yang secara langsung berdampak pada mereka, akan tetapi juga melibatkan masyarakat lebih luas dan bagaimana kerja mereka bisa  juga berdampak pada komunitas di sekitarnya.

    Pada ISO 45001, organisasi seharusnya tidak hanya mempertimbangkan apa isu K3 yang secara langsung berdampak pada mereka, akan tetapi juga melibatkan masyarakat lebih luas dan bagaimana kerja mereka bisa  juga berdampak pada komunitas di sekitarnya.

    Beberapa organisasi yang menggunakan OHSAS 18001 mendelegasikan tanggung jawab kesehatan dan keselamatan kerja pada manajer K3, ketimbang mengintegrasikannya dalam sistem operasi organisasi. ISO 45001 menuntut penggabungan dari aspek kesehatan dan keselamatan kerja dalam keseluruhan sistem manajemen organisasi, dengan demikian mendorong top manajemen untuk memiliki peran kepemimpinan yang kuat terhadap sistem manajemen K3.

    ISO 45001 berfokus pada mengidentifikasi dan mengendalikan risiko daripada bahaya, sebagaimana dipersyaratkan dalam OHSAS 18001. ISO 45001 mempersyaratkan organisasi untuk memperhitungkan bagaimana pemasok dan kontraktor mengelola resikonya. Dalam ISO 45001 beberapakonsep dasar yang berubah, seperti risiko, pekerja dan tempat kerja. Ada juga istilah definisi baru seperti: monitoring, pengukuran, efektivitas, kinerja dan proses K3.

    Beberapa organisasi yang menggunakan OHSAS 18001 mendelegasikan tanggung jawab kesehatan dan keselamatan kerja pada manajer K3, ketimbang mengintegrasikannya dalam sistem operasi organisasi. ISO 45001 menuntut penggabungan dari aspek kesehatan dan keselamatan kerja dalam keseluruhan sistem manajemen organisasi, dengan demikian mendorong top manajemen untuk memiliki peran kepemimpinan yang kuat terhadap sistem manajemen K3.

    Meskipun terdapat beberapa perubahan, tujuan keseluruhan ISO 45001 tetap sama seperti OHSAS 18001, yaitu untuk mengurangi risiko yang tidak dapat diterima dan memastikan keselamatan dan kesejahteraan semua orang yang terlibat dalam kegiatan organisasi.

    ISO 45001 disetujui untuk dipublikasikan pada bulan Januari dan telah menjalani proses publikasi pada Maret 2018 lalu. Dengan demikian organisasi dengan sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja harus mengupgrade sistem manajemen mereka beserta sertifikatnya mengikuti standar ISO 45001 dalam kurun waktu 3 tahun kedepan.

    Sertifikasi ISO 14001

    Asri Utama IP&S Merupakan salah satu Badan Sertifikasi Terpercaya, Melayani Sertifikasi ISO 14001, dengan biaya terjangkau dan Pelayanan Tebaik.

    Sertifikasi ISO 14001 adalah Sertifkasi standar Sistem Manajemen Lingkungan yang diakui secara internasional yang bertujuan membantu perusahaan menerapkan sistem manajemen untuk mengurangi dampak lingkungan mereka, terus meningkatkan kinerja lingkungan mereka, namun tetap mematuhi semua undang-undang yang berlaku.

    Sertifikasi ISO 14001 dapat digunakan sebagai alat bantu fokus terhadap pengendalian aspek lingkungan atau arah aktifitas produk dan pelayanan anda berkenaan dengan pengelolaan lingkungan; sebagai contoh, emisi udara, tanah, dan air. Organisasi atau Perusahaan wajib menjelaskan apakah yang mereka akan lakukan, mengikuti prosedur yang tersedia dan mendokumentasikan upaya-upaya mereka untuk mendemonstrasikan kesesuaian dan perbaikan. Anda diharapkan menyusun tujuan, sasaran dan menerapkan program untuk meningkatkan kinerja lingkungan anda yang mana pada akhirnya akan memberikan manfaat adanya peningkatan Profit.

    Organisasi atau Perusahaan perlu mengenali hukum yang berlaku, undang undang yang berkaitan dan persyaratan-persyaratan lainnya yang berkaitan. Hal-hal penting tersebut berkaitan untuk mengenali timbulnya peraturan pemerintah sehingga ukuran tingkat kepatuhan dapat diadopsi dan secara periodik dilakukan evaluasi untuk memastikan persyaratan-persyaratan tersebut dipahami oleh para karyawan dan dapat diterapkan secara efektif.

    Manfaat Sertifikasi  ISO 14001

    • Perlindungan Lingkungan. SML 14001 memungkinkan manusia dan lingkungan hidup tetap eksis dengan kondisi yang baik
    • Manajemen Lingkungan yang lebih baik. Standar SML 14001 memberikan perusahaan kerangka menuju manajemen lingkungan yang lebih konsisten dan diandalkan.
    • Mempertinggi daya saing. Mempertinggi peluang untuk berusaha dan bersaing dalam pasar bebas dalam era globalisasi.
    • Menjamin ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan. SML ISO 14001 menjamin perusahaan yang memilikinya memenuhi perundangundangan yang berlaku karena ada dokumen yang tertulis.
    • Penerapan sistem menajemen yang efektif. Standar ISO 14001 menanggung berbagai teknik manajemen yang baik, yang meliputi manajemen personel, akuntasi, pengendalian pemasok, pengendalian dokumen, dan lain-lain yang diperlukan.
    • Pengurangan Biaya. Selain mempermudah jalan untuk memenuhi persyaratan konsumen tanpa harus repot memenuhinya kembali, juga dapat mengurangi pemakaian bahan kimia maupun limbah dan B3 yang harus diproses kembali. Seperti juga pada prinsip penerapan sistem mutu ISO 9000. yaitu lakukanlah secara benar dan baik pada kesempatan pertama.
    • Hubungan Masyarakat yang lebih baik. Sebagian terbesar prosedur yang ada pada ISO 14001 mensyaratkan tindakan yang proaktif. Setiap tindakan proaktif terhadap lingkungan ini akan meningkatkan citra perusahaan dalam hal lingkungan terhadap masyarakat.
    • Kepercayaan dan kepuasan langganan yang lebih baik. Terkait dengan hubungan mayarakat yang lebih baik adalah kepercayaan dan kepuasan langganan. Bila perusahaan telah memperoleh sertifikat ISO 14001, pelanggan akan lebih merasa aman karena adanya perlindungan lingkungan.

     

    Sertifikasi HACCP

    HACCP (Hazard Analysis & Critical Control Point) adalah sistem manajemen dimana keamanan pangan ditujukan melalui analisis dan kontrol biologi, kimia, dan bahaya fisik dari produksi bahan baku, pengadaan dan penanganan, untuk manufaktur, distribusi dan konsumsi produk jadi.

    Untuk keberhasilan pelaksanaan rencana HACCP, manajemen harus sangat berkomitmen untuk konsep HACCP. Sebuah komitmen yang kuat untuk HACCP oleh manajemen puncak menyediakan perusahaan karyawan dengan rasa pentingnya memproduksi makanan yang aman. HACCP dirancang untuk digunakan di semua segmen industri makanan dari tumbuh, panen, pengolahan, manufaktur, distribusi, dan merchandising untuk menyiapkan makanan untuk konsumsi.program prasyarat seperti saat ini Good Manufacturing Practices (GMP) adalah penting landasan bagi pengembangan dan pelaksanaan rencana HACCP sukses. Keamanan makanan sistem berdasarkan prinsip-prinsip HACCP telah berhasil diterapkan di pabrik pengolahan makanan, makanan toko ritel, dan operasi pelayanan makanan.

    Tujuh prinsip HACCP telah universal diterima oleh instansi pemerintah, asosiasi perdagangan dan industri makanan di sekitar dunia.

    Pedoman berikut akan memfasilitasi pengembangan dan pelaksanaan HACCP yang efektif rencana. Sedangkan aplikasi spesifik HACCP fasilitas manufaktur ditekankan di sini, pedoman ini harus diterapkan sesuai untuk setiap segmen dari industri makanan di bawah pertimbangan.

    Untuk program HACCP sukses dilaksanakan dengan baik, manajemen harus berkomitmen untuk pendekatan HACCP. Sebuah komitmen manajemen akan mengindikasikan kesadaran akan manfaat dan biaya dari HACCP dan termasuk pendidikan dan pelatihan karyawan. Manfaat, selain jaminan disempurnakan keamanan pangan, adalah lebih baik menggunakan sumber daya dan respon yang tepat waktu untuk masalah.

    Komite dirancang dokumen ini untuk memandu industri makanan dan menyarankan lembaga sponsor dalam pelaksanaan sistem HACCP.

    PRINSIP HACCP

    HACCP adalah pendekatan sistematis untuk identifikasi, evaluasi, dan pengendalian keamanan pangan. bahaya berdasarkan tujuh prinsip-prinsip berikut:

    • Prinsip 1: Melakukan analisis bahaya.
    • Prinsip 2: Tentukan titik kontrol kritis (CCP).
    • Prinsip 3: Menetapkan batas kritis.
    • Prinsip 4: Menetapkan prosedur pemantauan.
    • Prinsip 5: Menetapkan tindakan perbaikan.
    • Prinsip 6: Menetapkan prosedur verifikasi.
    • Prinsip 7: Menetapkan pencatatan dan prosedur dokumentasi.

    Sertifikasi ISO 22000

    Ketika Sedang makan atau minum,  apakah Anda pernah bertanya-tanya tentang proses dari pertanian atau pabrik hingga di dapur Anda?

    Jutaan orang jatuh sakit dan bahkan mati setelah makan makanan yang tidak aman. Jadi untuk menjamin keamanan pangan di sepanjang rantai pasokan global, standar secara global diperlukan.

    Standar makanan ISO menguntungkan produsen atau pabrik, regulator dan pengecer, dan yang paling penting dari semua, Anda dan saya, sebagai konsumen.

    Ketika makanan telah ke arah yang aman, kepercayaan keamanan tersebut memiliki standar yang diakui di seluruh dunia. ISO 22000.

    ISO 22000 adalah Sistem Manajemen keamanan pangan yang dapat diterapkan untuk setiap organisasi dalam rantai makanan dan pertanian-peternakan. Dengan Sertifikat ISO 22000 memungkinkan organisasi untuk menunjukan pelanggan mereka bahwa organisasi tersebut menetapkan sistem manajemen keamanan pangan. Hal ini dapat memberikan kepercayaan kepada pelanggan terhadap produk makanan dan minuman yang di produksi. Sistem manajemen keamanan pangan menjadi hal yang penting sebagai salah satu permintaan pelanggan yang menginginkan keamanan makanan dan pengelolaannya harus berdasarkan bahan-bahan yang baik dan aman.

    International Organization for Standardization (ISO) mengembangkan sertifikasi Sistem Manajemen Keamanan Pangan, ISO 22000. ISO dan Negara-negara anggotanya menggunakan pendekatan Sistem Manajemen Mutu, dan disesuaikan untuk berlaku untuk Keamanan pangan. Dengan menggunakan dan membuktikan prinsip HACCP dan GMP (Good Manufacturing Principles).

    Standard ini memiliki persyaratan untuk proses dan prosedur Sistem Manajemen Keamanan Pangan, dan Standar ini mengharuskan organisasi untuk menerapkan program dan HACCP. Tidak seperti beberapa program sertifikasi keamanan pangan sistem lain (seperti KSSK 22000 dan SQF), ISO 22000 tidak memiliki persyaratan khusus untuk program penerapan (Prerequisite Programs – PRP’s), tetapi mensyaratkan bahwa mengidentifikasi organisasi dan mengimplementasikan program-program yang sesuai. Hal ini membuat lebih fleksibel dan organisasi produsen pangan apapun dapat menerapkan dan disertifikasi ISO 22000.

    ISO 22000 Standar Internasional membahas manajemen keamanan pangan. ISO 22000 merupakan standar sistem manajemen keamanan pangan global untuk seluruh rantai pasokan makanan, dari mulai petani dan produsen ke pengolah dan pengepak, hingga transportasi dan penjualan.

    Hal ini meluas ke pemasok produk-produk dan jasa-jasa non-makanan seperti pabrikan pembersihan dan peralatan, dan bisa juga diterapkan oleh organisasi dalam berbagai besaran (ukuran). ISO 22000 menggarisbawahi persyaratan untuk sistem manajemen keamanan pangan termasuk komunikasi interaktif, manajemen sistem, dan program-program pra-syarat. Standar ini berfokus pada pemastian rantai pasok, apakah prinsip-prinsip sistem manajemen telah diterapkan dan sesuai dengan prinsip-prinsip HACCP dari Codex Alimentarius.

    Konsekuensi dari makanan yang tidak aman bisa serius dan standar manajemen keamanan pangan ISO ini membantu organisasi mengidentifikasi dan bahaya keamanan kontrol makanan.  Karena banyak produk makanan sehari-hari yang melintasi perbatasan nasional, Standar Internasional diperlukan untuk menjamin keamanan rantai pasokan pangan global.

    ISO 22000  berisi sejumlah standar masing-masing berfokus pada aspek-aspek yang berbeda dari manajemen keamanan pangan. ISO 22000:2005 mengatur tentang persyaratan untuk sistem manajemen keamanan pangan dan dapat disertifikasi untuk. Ini memetakan apa yang organisasi perlu dilakukan untuk menunjukkan kemampuannya untuk mengendalikan bahaya keamanan pangan dalam rangka untuk memastikan makanan yang aman. Hal ini dapat digunakan oleh setiap organisasi terlepas dari ukuran atau posisi dalam rantai makanan.

    ISO 22000 dikenal di seluruh rantai pasokan makanan dan sertifikasi menjadi salah satu cara untuk menjadikan diri kita pilihan pemasok. Sertifikasi ISO 22000 secara umum menunjukkan komitmen Anda terhadap keamanan pangan. Hal ini berdasarkan pada praktek terbaik nan canggih dan dirancang untuk:

    • membangun kepercayaan para pemangku kepentingan
    • mengindentifikasi, mengatur, dan mengatasi risiko keamanan pangan
    • menghilangkan dan mengurangi terjadinya penarikan produk dan proses hukum (pengadilan)
    • melindungi brand Anda

    ISO 22000 sejajar dengan standar sistem manajemen ISO lainnya, membuatnya mudah untuk digabungkan dengan manajemen mutu, lingkungan, dan kesehatan dan keselamatan. Sebagai tambahan, ketika digabungkan dengan spesifikasi teknis untuk program persyaratan sektor khusus seperti PAS 220/ISO 22002-1 dan PAS 223, ISO 22000 ini menyediakan kerangka dasar FSSC 22000.

    Operational Office

    Arcadia Green Office Park, TB Simatupang Kav. 88 Jakarta – 12250

    +62 888 868 4000

    info@asriutama.com

    Leave A Message

    × Text Me